Yakin dengan Ip 4 kita bahagia

Sedikit opini yg sudah banyak di bicarakan dan sudah tidak asing lagi di telinga para mahasiswa dari yg clasic sampe yang ke universal satu hal yang ingin saya ajak kepada teman-teman yg membaca opini singkat saya ini masa muda adalah masa dimana yg tidak bisa terulang dua kali arti nya masa ini hanya lah sekali begitu banyak hal-hal yg sangat menarik yg perlu kita sama-sama pelajari tidak hanya di akademisi namun juga bisa di organisasi Karenena hal yg sesungguhnya yg sama- sama kita hadapi Nanti nya adalah kompetisi sangat di sayangkan apabila masa muda kita semua hanya fokus kepada akademisi yg dimana yg menjadi tolak ukur kita adalah angka yaitu IPK tidak banyak angka nya hanya 4 namun ini lah yg saya rasa kita semua terobsesi untuk mendapatkan nya mulai dari cara yang halal sampe ke hal yang menyimpang disini saya tidak menyalahkan karna di sini tidak ada yg salah karena itu adalah hak namun yg sangat saya sayang kan ketika IP 4 yg tentunya org dengan Ipk4 merupakan orang pinter tentu nya namun sangat di sayangkan ketika kita pintar kita hanya pintar untuk diri sendiri bagaimana di sekeliling kita apakah kita sudah menunaikan kewajibann kita sebagai makhluk Tuhan (Allah) yaitu saling menolong sesama yang lain saya bersyukur karena IP saya biasa-biasa saja karna kenapa, karna saya malu menyandang IP 4 namun itu semua hanya untuk diri saya sendiri tanpa memikirkan bagaimana saudara saudara kita yg ada di sekeliling kita banyak yang berpendapat bahwa Sekarang kan ketika mau bekerja maka IPK lh yg menjadi standar nya etts sekarang sih bukan hanya IPK ya tapi orang dalam juga, oke baik teman-teman kira-kira pernah tidak mikir dan pernah tidak mendapapati seseorang yg bekerja di suatu tempat bahkan bisa di katakan direktur namun tanpa sekolah atapun dengan IPK ya menurut saya siihh biasa-biasa sebut saja Jack ma pendiri Ali baba dengan latar belakang bukn sekolah komputer dia adalah seorang guru bahasa Inggris dan pengalaman yang pahit dimana pernah melamar di KFC sebanyak 30 kali namun Alhasil selalu di tolak namun sekarang dia adalh orang terkaya di Cina bisa kita lihat dan bahkan kita ketahui semua dari seorang guru bahasa Inggris menjadi seorang pengusaha inilah yang saya maksud teman-teman semua bahwa satu hal yang harus kita pahami bahwa ada 3 ketentuan yg menurut saya tidak bisa kita rubah yaitu umur rezeki dan jodoh ketiga ini lah yang menurut saya harus kita pegang dan menjadi tolak ukur kita semua dengan kata lain ketika kita memiliki IPK 4 Belum tentu kita bisa bahagia…..salam mahasiswa


Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai